Merancang Untuk Berjaya.....

"Kita bangkit dari kegagalan, Kita belajar dari kekecewaan, Dan kita mesti mengerti dan memahami, Apa yang kita alami hari ini, Bukan bererti matinya semangat, Berkubur keyakinan begitu sahaja, Tapi dari rebahnya sekeping hati, Akan bangkit seorang insan, Mengangkat martabat maruahnya, Yakin akan dirinya, Menjulang kembali kekuatannya, Menggegar kembali jeritan dan laungannya... Allahuakbar...."

Racun pertama : Menghindar
Gejalanya, lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan Kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.
Antibodinya : Realitas

Cara : Berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya Dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas Dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras.

Racun kedua : Ketakutan
Gejalanya, tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan kewangan, konflik, problem seksual, DLL...
Antibodinya : Keberanian
Cara : Hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah 99 persen hal yang Kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual Dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Keberanian merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog.

Racun ketiga : Egoistis
Nyinyir, materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi.
Antibodinya : Bersikap sosial
Cara : Jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akan diperoleh apabila Kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui, orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan.

Racun keempat : Stagnasi
Gejalanya berhenti satu fase, membuat diri Kita merasa jenuh, bosan, Dan tidak bahagia.
Antibodinya : Ambisi
Cara : Teruslah berkembang, artinya Kita terus berambisi di masa depan Kita. Kita kan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi Kita tersebut.

Racun kelima : Rasa rendah diri
Gejala : Kehilangan keyakinan diri Dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing.
Antibodinya : Keyakinan diri
Cara : Seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang, yakin dirinya akan kalah. Bila Kita yakin akan kemampuan Kita, sebenarnya Kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin Kita raih.. Jadi, sukses berawal pada saat Kita yakin bahwa Kita mampu mencapainya.

Racun keenam : Narsistik
Gejala : Kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu.
Antibodinya : Rendah hati
Cara : Orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena tanpa kehadiran teman, Kita tidak akan bahagia. Hindari sikap sok tahu. Dengan rendah hati, Kita akan dengan sendirinya mau mendengar orang lain sehingga peluang 50 persen sukses sudah Kita raih.

Racun ketujuh : Mengasihani diri
Gejala : Kebiasaan menarik perhatian, suasana yang dominan, murung, menghunjam diri, merasa menjadi orang termalang di dunia.
Antibodinya : Sublimasi
Cara : Jangan membuat diri menjadi neurotik, terpaku pada diri sendiri. Lupakan masalah diri Dan hindari untuk berperilaku sentimentil Dan terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang lain..

Racun kedelapan : Sikap bermalas-malasan
Gejala : Apatis, jenuh berlanjut, melamun, Dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian.
Antibodinya : Kerja
Cara : Buatlah diri Kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang sudah Kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaaan Kita menjadi tidak berarti Dan mengeluh tanpa henti.

Racun kesembilan : Sikap tidak toleransi
Gejala : Pikiran picik, kebencian rasial yang picik, angkuh, antagonisme terhadap agama tertentu, prasangka religius.
Antibodinya : Kontrol diri
Cara : Tenangkan emosi Kita melalui seni mengontrol diri. Amati mereka secara intelektual. Tingkatkan kadar toleransi Kita. Ingat bahwa dunia diciptakan Dan tercipta dari keberagaman kultur Dan agama.

Racun kesepuluh : Kebencian
Gejala : Keinginan balas dendam, kejam, bengis.
Antibodinya : Cinta kasih
Cara : Hilangkan rasa benci. Belajar memaafkan Dan melupakan.. Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain. Satu-satunya yang dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta. Cinta kasih merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang.

Ketika Kita sedang mengalami rasa depresi Dan tidak bahagia, gunakan cara diatas sebagai saranan pertolongan pertama dalam kondisi mental gawat darurat demi terhindar dari ketidakbahagiaan berlarutan pada masa mendatang !!!


"maaf jika bahasa kurang paham yea... sememangnye dari INDON aku  copy nih"...
hahahah.. jgn marah yea....

0 PerancanG:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Penafian @ Pemberitahuan


Segala isi kandungan dan gambar-gambar di MUB's blog (Merancang Untuk Berjaya) ini tidak boleh ditiru, dihasilkan semula dalam bentuk-bentuk lain, dipindahmilik, dicetak, disimpan atau digunakan semula. Setiap rujukan hendaklah memberi kredit dan/atau rujukan kepada MUB's blog. SEKIAN dimaklumkan sekali lagi


Apa-apa komen, permintaan, cadangan atau komunikasi lain yang lucah, sumbang, palsu, mengancam atau jelik sifatnya dengan niat untuk menyakitkan hati, menganiayai, mengugut atau mengganggu orang lain; atau memulakan suatu komunikasi dengan menggunakan mana-mana perkhidmatan aplikasi, sama ada secara berterusan, berulang kali atau selainnya, dan dalam masa itu komunikasi mungkin atau tidak mungkin berlaku, dengan atau tanpa mendedahkan identitinya dan dengan niat untuk menyakitkan hati, menganiayai, mengugut atau mengganggu mana-mana orang di mana-mana nombor atau alamat elektronik, adalah melakukan suatu kesalahan, tindakan boleh diambil mengikut akta AKTA 588, AKTA KOMUNIKASI DAN MULTIMEDIA 1998